Semua untuk Klub
Hanya
dalam 7 semester, Adhik Octa Prihatini, begitu namanya, berhasil menyelesaikan
skripsinya yang berjudul “Evaluasi Kondisi Fisik Atlet Ikatan Pencak Silat
Indonesia Cabang Bojonegoro”. Mahasiswi dari jurusan Pendidikan Kepelatihan
Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan itu berhasil meraih ipk tertinggi sebesar
3,59. Mahasiswi yang sehari-harinya dipanggil Octa itu mengaku memilih judul
tersebut karena pencak silat merupakan salah satu olahraga budaya asli bangsa
Indonesia. Di Bojonegoro, pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga
yang diperhitungkan selain panahan dan sepakbola karena turut menyumbang medali
dalam berbagai even, baik level Jatim maupun Nasional. Untuk itulah, perlu kiranya
mengevaluasi kondisi fisik atlet IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia ) Cabang
Bojonegoro, khususnya atlet kategori tanding putra remaja.



